-
Produk Tembakau Alternatif: WHO dalam Kesesatan Berpikir
Eksil petinggi WHO menyebut produk tembakau alternatif dapat menjadi solusi untuk menekan angka perokok. Ialah Robert Beaghole dan Ruth Bonito, mereka mengulas potensi tembakau alternatif dalam menurunkan prevalensi merokok dalam laporan yang diterbitkan jurnal kesehatan global, The Lancet. Tampaknya petinggi WHO ini ingin menginjeksi pemahaman bahwa tembakau alternatif seperti vape dan rokok elektrik lainnya adalah…
-
Benarkah Prabowo Ingin Menurunkan Cukai dan Pajak Rokok Kretek?
Kabar paling baru pada pekan ini adalah rencana Prabowo-Gibran untuk menurunkan cukai dan pajak rokok. Khusus pajak rokok, mereka lebih spesifik lagi, yaitu rokok kretek. Pertanyaannya, bisakah hal tersebut akan terjadi? Sebuah pertanyaan yang sulit akan terjawab. Hal ini mengingat track record Prabowo yang mengambil sikap berlawanan tentang pelestarian tembakau. Sebagai contoh, pada kampanye 2019…
-
Daftar Rokok Murah yang Sering Digemari Warga Pantura
Masyarakat yang tinggal dan hidup di daerah Pantai Utara (Pantura) memiliki kegemaran mengisap rokok murah. Alasannya sederhana, rokok premium mulai tidak terjangkau lantaran kenaikan cukai rokok yang semakin eksesif, selain itu produk rokok-rokok dengan harga murah kian banyak variasinya. Di kalangan perokok Pantura, begitu juga di daerah lain, kenaikan cukai rokok untuk menekan prevalensi merokok…
-
Tak Ada Tembakau dan Cengkeh dalam Komoditas Prioritas Prabowo-Gibran
Beredar foto di sebuah akun X mengenai komoditas prioritas yang akan dilakukan Prabowo-Gibran. Di dalam foto tersebut, tidak ada nama tembakau dan cengkeh dalam 21 komoditas. Aneh bin ajaib. Tanaman yang berulang kali menyelamatkan negara via cukainya justru tak masuk ke dalam skala prioritas. Ada apa Prabowo-Gibran? 21 komoditas tersebut di antaranya batubara, nikel, timah…
-
Ada Oknum yang Membentengi Penjual Rokok Ilegal di Banda Aceh
Bukan sulap bukan sihir. Penjual rokok ilegal di Banda Aceh bisa bebas berjualan meskipun disidak berulang kali. Bekingan menjadi faktor pembedanya. Jika kamu ingin membantah bahwa peredaran rokok ilegal tidak masif, silakan baca fakta terbaru dari Banda Aceh. Kota yang dikenal dengan sebutan Serambi Mekkah menjadi daya tarik penjual hingga pemasok rokok ilegal. Bahkan, meskipun…
-
Pendapatan Cukai Rokok di Jatim Menurun Rp400 M, Salah Siapa?
Entah siapa yang keliru ketika pendapatan cukai rokok dari berbagai daerah mulai menurun. Salah satu daerah yang mengalami penurunan pada 2023 adalah Jawa Timur. Negara hanya mampu menyetor Jawa Timur sebesar Rp2,7 Triliun. Ini berkurang setidaknya Rp400 Miliar dari tahun sebelumnya. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Ada banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut dapat terjadi.…
-
Dampak Kenaikan Tarif Cukai Rokok Bikin Produksi Rokok SKM Anjlok 15 Persen
Dampak kenaikan tarif cukai rokok membuat produksi rokok SKM anjlok sebesar 15%. Dampak kenaikan tarif cukai rokok yang terus menerus membuat produksi Sigaret Kretek Mesin (SKM) di Kudus menurun. Yang mengerikan penurunan produksinya mencapai angka 15 persen. Angka yang bisa dibilang tidak kecil. Kenaikan cukai rokok memang telah ditetapkan sepuluh persen. Namun, untuk rokok SKM,…
-
Asal Bisa Bayar Sanksi Administratif, Produsen Rokok Ilegal akan Melenggang Bebas
Hanya ada sanksi administratif yang tidak akan membuat jera para produsen rokok ilegal. Bea Cukai Kudus baru saja memusnahkan rokok ilegal sebanyak enam juta batang. Taksiran kerugiannya mencapai Rp7,69 Miliar. Adapun pemusnahan tersebut meliputi 6.419.934 batang Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan 2.384 batang Sigaret Kretek Tangan (SKT). Selain itu, terdapat pula peralatan penunjang pembuatan rokok…
-
Apa Tembakau Rasa Paling Enak di Indonesia?
Tidak ada inovasi yang tidak mungkin di Indonesia. Salah satu inovasi termutakhir masa kini dalam Industri Hasil Tembakau adalah tembakau rasa. Ini adalah tembakau dengan rasa buah, minuman, dan sejenisnya. Lalu, pertanyaannya, apakah tembakau rasa paling enak? Enak atau tidak enak barangkali soal selera. Sebab, terkadang selera orang tidak perlu masuk ke ranah perdebatan. Namun,…
-
Cengkeh di Antara Impor dan Regulasi yang Menyiksa
Dari impor cengkeh hingga regulasi yang tak mendukung maka menyebabkan tata kelola per-cengkeh-an tidak kunjung membaik. Dalam survei Jakpat, 6 dari 100 generasi Z enggan bekerja di sektor pertanian. Alasannya beragam. Tak ada pengembangan karir, penuh risiko, pendapatan kecil, tidak dihargai, dan tidak menjanjikan. Di Asia Tenggara, Indonesia menempati peringkat keenam untuk proporsi tenaga kerja…